48

رَبِّ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ

rabbi muusaa wahaaruuna

(yaitu) Tuhan Musa dan Harun".

Tafsir al-Jalalain(Yaitu Rabb Musa dan Harun") karena mereka mengetahui, bahwa apa yang mereka saksikan dari tongkat Nabi Musa itu bukanlah sihir sebagaimana perbuatan mereka.