22

ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ

tsumma idzaa syaa-a ansyarahu

kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.

Tafsir al-Jalalain(Kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali) menjadi hidup kembali pada hari berbangkit nanti.